Jumat, 01 Desember 2017

Matur Nuwun Guruku

Matur Nuwun Guruku

Karya :MOCHAMMAD FARID CAHYA HENDRAWAN
           (puisipenyairmudabojonegoro.blogspot.com)
Terbit  :Jumat, 24 November 2017
 













Panjenengan  pepindho  surya
sing  jumudhul  rikala  teka  senja
nadyan  amung  sedhela  Panjenengan
tansah  setya  tuhu  ngancani  sliraku
nganti  Panjenengan  bakal  pisah
lan  ora  bisa  maringi  kaweruh  utawa
ilmu  sing  miguna  kanggo  uripku
Panjenengan  tetep  rekasa
ora  ngawigatekake  rasa  lungkrah
nalika  saben  Penggaweyanmu  mulang
Panjenengan  tansah  ngawiji  lan  sabar
masiyo  lara  ati  sing  ana ing  Penggalihmu
Guruku  Panjenengan  kaya  dene
tirta  segara  sing  kebak  pitutur
saha  budi  pekerti  kang  misuwur
Tata  lakumu  bisa  dadi  panutanku
amerga  Panjenengan  dalan  ing  impenku
Matur  nuwun  para  guruku
sembah  atur  surasa  sungkem
saha  pangabektenku  tansah
atut  runtut  lumantar  ing  pandongaku



Terima Kasih Wahai Guruku

Terima Kasih Wahai Guruku

Karya :MOCHAMMAD FARID CAHYA HENDRAWAN
           (puisipenyairmudabojonegoro.blogspot.com)
Terbit  :Jumat, 24 November 2017














Engkaulah  Lentera  ilmu
yang  selalu  bersinar  terang
dan  memberikan  cahaya  ketika
Kami  berlari  menyusuri  kegelapan
Engkaulah   Lautan  asa
yang  akan  tidak  pernah  kering
meskipun  jasa  serta  perjuanganmu
terkikis  oleh  hantaman  ombak
hanya  Engkau  yang  mampu 
memberikan  setetes  asa
setiap  hari  Kau  ajari  kami
tanpa  merasa  lelah  Engkau
bekerja  tanpa  pantang  menyerah
Engkau  laksana  Bintang
yang  bersinar  di  waktu  malam
walau  kadang  pengorbananmu
tak  pernah  Kami  hargai  namun
Engkau  selalu  bersama  demi  kami
seucap  kata  terima  kasih  kepada
Guruku  yang  tidak  ada
bandingnya  dengan  jasa   dan
pengorbananmu  merubah  diriku
dari  yang  tak  tahu  menjadi  tahu
Terima  Kasih  Wahai  Guruku



Tresna Wayah Wengi

Tresna  Wayah  Wengi

Dening : MOCHAMMAD FARID CAHYA HENDRAWAN
Karakit : Sabtu, 11 November 2017

Wengi  iki  ana  dalan  anyar
mlebu  nglewati  pangrasa  ing  atiku
Tansah  sepi  tanpa  ana  swara
ngumandhang  keprungu  tekan  kuping
kejaba  sliramu  sing  nyebut  asmaku
Kemulan  kangen  lumintu  dadi  siji
melu  ngancani  laku  turu  saben
mripat  iki  arep  merem  mung  esem
lan  gumuyumu  kang  nggoda  atiku
Tresnaku  nalika  wayah  wengi
katingal  asmara  sabubare  badhan
mujur  malang  tumuju  marang
Impen  elok  bab  ati  kang  wutuh
masiyo  katindhes  nasibing  dhiri



Pantun Berkait #Nasihat Diri

PANTUN BERKAIT

Tema : Nasihat Diri

Karya : MOCHAMMAD FARID CAHYA HENDRAWAN

Air meleleh di lumpur porong
Ada kardus atap di dalam peti
Kita boleh berbuat sombong
Tapi harus tetap merendah hati

Ada kardus atap di dalam peti
Lem perekat menempel di jendela
Tapi harus tetap merendah hati
Jangan maksiat yang merajalela

Lem perekat menempel di jendela
Buah tomat buahnya amat lebat
Jangan maksiat yang merajalela
Lebih baik sholat  daripada bermaksiat

Buah tomat buahnya amat lebat
Ada badak basah di pinggir kapal
Lebih baik sholat daripada bermaksiat
Perbanyak ibadah tingkatkan amal

Ada badak basah di pinggir kapal
Biji tomat di bawah termos
Perbanyak ibadah tingkatkan amal
Hidup hemat janganlah boros


Pantun Berkait #Jatuh Cinta (2)

PANTUN BERKAIT

Tema : Jatuh Cinta (2)

Karya : MOCHAMMAD FARID CAHYA HENDRAWAN

Kayu jagung berkulit semu
Tumbuh dua berbatang delapan
Hatiku bingung karena memikirkanmu
Sebab adinda menjadi idaman

Tumbuh dua berbatang delapan
Hilang satu terkena paku
Hatiku bingung karena memikirkanmu
Cuma kamu yang di hatiku

Hilang satu terkena paku
Bunganya tujuh semua berserakan
Cuma kamu yang di hatiku
Hanya kamu bunga impian

Bunganya tujuh semua berserakan
Buah asam di bawah kasur
Hanya kamu bunga impian
Siang malam aku tak bisa tidur

Buah asam di bawah kasur
Ada kutu sedang terbang
Siang malam aku tak bisa tidur
Setiap waktu selalu terbayang

Ada kutu sedang terbang
Kulit bambu batangnya putih
Setiap waktu selalu terbayang

Berharap kamu menjadi kekasih

Pantun Berkait #Jatuh Cinta (1)

PANTUN BERKAIT

Tema : Jatuh Cinta (1)

Karya : MOCHAMMAD FARID CAHYA HENDRAWAN

Banyak bunga di taman
Cuma satu yang aku petik
Banyak anak perawan
Hanya kamu yang cantik

Cuma satu yang aku petik
Warnanya hijau dari randu
Hanya kamu yang cantik
Engkau selalu aku rindu

Warnanya hijau dari randu
Jatuh basah lilinnya padam
Engkau selalu aku rindu
Membuat gelisah setiap malam

Jatuh basah lilinnya padam
Lampu menyala di atas meja
Membuat gelisah setiap malam
Karena adinda yang ku puja

Lampu menyala di atas meja
Membawa buku di taruh baki
Karena adinda yang ku puja
Menanti kamu tuk aku miliki

Membawa buku di taruh baki
Tangan kiri memegang perunggu
Menanti kamu tuk aku miliki
Namun hati masih menunggu


Pantun Berkait #Perpisahan Cinta

PANTUN BERKAIT

Tema : Perpisahan Cinta

Karya : MOCHAMMAD FARID CAHYA HENDRAWAN


Dulu kereta sekarang bendi
Kalau bendi mana rodanya
Dulu cinta sekarang benci
Kalau benci apa sebabnya

Kalau bendi mana rodanya
Satu roda baru hilang
Kalau benci apa sebabnya
Engkau mendua aku terbuang

Satu roda baru hilang
Membeli kain motifnya ikan
Engkau mendua aku terbuang
Orang lain menjadi idaman

Membeli kain motifnya ikan
Jumlahnya lebih dari seribu
Orang lain menjadi idaman
Terasa sedih rasanya kalbu

Jumlahnya lebih dari seribu
Kain batik warnanya biru
Terasa sedih rasanya kalbu
Lebih baik mencari yang baru




Banyu Tresna

Banyu Tresna Karya : Moch.Farid Cahya Hendrawan Ana sawijining tresna tresna suci kang tak rangkep kelawan dedonga lan tetul...